Wednesday, September 3, 2008

STOCK MARKET COMMENT, DATED SEPTEMBER 3, 2008

MARKET MASIH TERIMBAS HARGA MINYAK DAN KOMODITI !!!!!

Indeks hari ini dibuka langsung turun, bahkan terendah sampai minus 44 point di level 2114. Sampai penutupan pun indeks tetap ditutup dilevel bawah, minus 43 di level 2116.
Penurunan indeks hari ini diseret oleh saham-saham sektor pertambangan dan perkebunan yang rata-rata turun dalam.

Dengan penutupan yang seperti hari ini, indeks hari esok kelihatan sulit untuk berbalik arah, kecuali jika tiba-tiba harga minyak mentah kembali naik secara signifikan, barulah indeks akan rebound. Reboundnya indeks juga dapat disebabkan oleh market regional yang kuat sekali, yang akan membawa dampak yang positif buat market Indonesia.

Dalam kondisi harga komoditi yang tidak menentu seperti sekarang ini, memang sebaiknya menghindar dulu dari saham-saham yang berbasis komiditi, terutama saham-saham pertambangan, karena keterikatan yang sangat kuat dengan harga minyak mentah dunia.
Sedangkan saham-saham perkebunan masih memiliki keterkaitan dengan tingkat konsumsi CPO dunia.

Justru dalam kondisi market seperti sekarang ini, saham-saham perbankan dan aneka industri malah dapat memberikan gain yang cukup besar dalam waktu yang relatif pendek. Sebut saja saham-saham ASII, TLKM, BBRI, BBCA, UNVR, AKRA, AUTO, juga saham-saham properti.

Market 4 September 2008

AALI SELL
ANTM BOW
ASII SELL INTO STRENGTH FOR SHORT TERM TRADING
BBCA BOW
BBRI SELL INTO STRENGTH
BDMN SELL INTO STRENGTH
BMRI BOW
BNBR BUY
BUMI BOW
INDF BOW
INCO BOW
LSIP BOW
PGAS SELL
PTBA SELL
TINS BOW
TLKM SELL
UNSP BOW
UNTR BOW

Tuesday, September 2, 2008

STOCK MARKET COMMENT, DATED SEPTEMBER 2, 2008

MARKET TERIMBAS HARGA MINYAK MENTAH !!!!

Di tengah-tengah hiruk pikuk Amerika Serikat yang sedang menghadapi topan Gustav, harga minyak melambung kembali, setelah satu dua minggu terakhir ini sedikit tenang. Ternyata, setelah eskalasi kerusakan dan intensitas Topan Gustav mulai melemah, harga minyak malah turun sampai dengan level $ 108, level terendah setelah kenaikan beberapa bulan terakhir ini.

Penurunan harga minyak langsung direspon market Indonesia dengan penjualan saham-saham sektor pertambangan dan perkebunan oleh para investor, sehingga pagi-pagi indeks sempat terjengkang dan turun sampai 37 point dilevel 2127. Beruntung menjelang penutupan, market mendapatkan kekuatan kembali dengan reboundnya harga saham-saham perbankan dan akhirnya ditutup "hanya" minus 5 point di level 2159.
Penurunan indeks yang terhenti di level 2127 secara teknikal dapat dimaknai bahwa level 2127 memiliki nilai support yang membuat indeks tertahan dari penurunan lebih dalam. Ingat bahwa beberapa waktu lalu dalam blog ini disinggung tentang level 2127 sebagai level resistence yang harus ditembus jika indeks akan rebound ke atas.

Penutupan indeks yang hanya minus 5 point dari posisi penurunan terendah 37 point menandakan bahwa kekuatan beli market masuk kembali dan berhasil membawa market untuk ditutup di level yang lebih tinggi.

Dengan demikian, untuk besok, market seharusnya akan dibuka dengan lebih kuat, syukur-syukur melanjutkan aksi pembelian yang dilakukan menjelang penutupan market hari ini.

Market 3 September 2008

AALI BOW
ANTM BOW
ASII SELL INTO STRENGTH FOR SHORT TERM TRADING
BBCA BUY
BBRI BUY
BDMN BUY
BMRI BOW
BNBR BOW
BUMI BOW
INDF BOW
INCO BOW
LSIP BOW
PGAS SELL INTO STRENGTH
PTBA SELL INTO STRENGTH
TINS BOW
TLKM BUY
UNSP SELL INTO STRENGTH
UNTR BOW

WATCH FOR : PNBN/BBNI/KIJA/CTRA/SMRA

THE AMAZON ON LINE BOOK STORE - JUST CLICK AND ORDER HERE